Kisah Seru di Laga Maccabi Netanya vs Maccabi: Analisis Mendalam - xwijaya

Tidak menemukan artikel? cari disini



Kisah Seru di Laga Maccabi Netanya vs Maccabi: Analisis Mendalam

Kisah Seru di Laga Maccabi Netanya vs Maccabi Analisis Mendalam
Illustration: maccabi-tlv.co.il

Kesiapan Maccabi


Maccabi tiba di stadion Netanya untuk pertandingan MD15 Liga WINNER melawan tim lokal Maccabi Netanya dengan tujuan kembali ke jalur kemenangan. Dengan timnya berada di posisi ketiga dalam tabel dengan 28 poin, Zarko Lazetic akan berusaha membawa Maccabi meraih kemenangan untuk mempersempit kesenjangan tujuh poin dari puncak klasemen. Namun, dengan performa buruk belakangan ini yang hanya memenangkan satu pertandingan dalam lima pertandingan terakhir - kemenangan melawan Netanya yang sedang dalam performa bagus sangat penting.



Perubahan Taktis dan Formasi



Lazetic melakukan beberapa perubahan dari tim yang ditahan imbang 2-2 oleh Hapoel Petah Tikva pekan lalu dengan Tyrese Asante berpasangan dengan Ali Camara sebagai dua bek tengah di depan kiper Ofek Melika. Noam Ben Harush diturunkan di posisi bek kanan dengan Roy Revivo melengkapi barisan pertahanan Maccabi di bek kiri.



Performa di Babak Pertama


Maccabi memulai pertandingan dengan menekan pemain Netanya di setengah lapangan mereka. Umpan bebas Saied Abu Farchi menemukan kepalan Sagiv Jehezkel yang tidak berhasil mengarahkan sundulannya ke gawang. Pada menit ke-8, tackle kasar Aziz Outtara pada Abu Farchi membuat bek Netanya itu dihukum kartu kuning oleh wasit. Pada menit ke-15 kebuntuan terpecahkan dengan solo run Helio Varela yang mengarahkan bola kepada Dor Peretz yang berhasil mencetak gol. Namun, tiga menit kemudian tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik mematikan.



Perubahan dan Eksekusi di Babak Kedua



Setelah turun minum, Lazetic melakukan perubahan di timnya dengan Ido Shahar digantikan oleh Heitor dos Santos. Roy Revivo bergerak ke posisi bek tengah bersama Tyrese Asante dan dos Santos sebagai tiga bek tengah, Abu Farchi dan Varela menjadi bek sayap kanan dan kiri sementara Ben Harush bergerak masuk ke lini tengah. Lazetic melakukan pergantian kedua saat Osher Davida masuk menggantikan Jehezkel dengan Varela bermain sebagai penyerang tunggal.




Tidak ada komentar