![]() |
| Illustration: kompas.com |
Bahaya Logam Berat
Ikan sapu-sapu memiliki potensi besar untuk mengandung logam berat akibat hidup di perairan yang tercemar limbah industri. Merkuri, kadmium, dan timbal adalah beberapa logam berat yang dapat terakumulasi dalam tubuh ikan ini. Jika dikonsumsi manusia, logam berat tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ penting seperti ginjal, hati, dan sistem saraf.
Rentan Terkontaminasi Limbah Kimia dan Pestisida
Selain logam berat, ikan sapu-sapu juga dapat terkontaminasi oleh limbah kimia dan pestisida. Zat-zat berbahaya ini dapat masuk ke tubuh ikan melalui aliran sungai yang tercemar. Ketika dikonsumsi, zat-zat tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan hormon hingga masalah pencernaan.
Risiko Terpapar Parasit
Ikan sapu-sapu juga berpotensi membawa parasit seperti cacing atau mikroorganisme lain yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Proses memasak yang kurang sempurna dapat meningkatkan risiko parasit tersebut tetap hidup dan menyebabkan masalah kesehatan, terutama infeksi saluran pencernaan.
Memicu Reaksi Alergi
Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan sapu-sapu, terutama jika ikan tersebut terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya. Gejala alergi seperti gatal, ruam kulit, bengkak, dan gangguan pencernaan dapat muncul setelah mengonsumsi ikan ini.
Tekstur Daging Kurang Menarik
Selain masalah kesehatan, ikan sapu-sapu juga dikenal memiliki daging yang keras dan kurang enak jika dibandingkan dengan ikan konsumsi lainnya. Hal ini membuatnya kurang diminati sebagai bahan makanan, meskipun ada beberapa orang yang tetap mencobanya.
Berisiko Menyebabkan Keracunan Makanan
Akumulasi berbagai zat berbahaya dalam tubuh ikan sapu-sapu dapat menyebabkan keracunan makanan jika dikonsumsi. Gejala keracunan seperti mual, muntah, sakit perut, dan diare dapat terjadi, terutama jika ikan berasal dari perairan yang sangat tercemar.
/data/photo/2026/01/23/6972fc27823c2.jpeg)