![]() |
| Illustration: kompas.com |
Penyaluran Bantuan Sosial di Tiga Provinsi Terdampak Bencana
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,8 triliun untuk program bantuan sosial (bansos) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Anggaran tersebut akan digunakan untuk memberikan bantuan kepada penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako (BPNT) selama triwulan pertama tahun 2026. Saat ini, ketiga provinsi tersebut sedang dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir.
Mekanisme Penyaluran Bansos dan Besaran Bantuan
Selama periode ini, penyaluran bantuan sosial akan dilakukan melalui dua jalur, yaitu melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Bantuan Program Bantuan Sembako (BPNT) senilai Rp200.000 per bulan akan diberikan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama tiga bulan, yaitu Januari, Februari, dan Maret. Sementara itu, besaran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bervariasi antara Rp225.000 hingga Rp750.000 tergantung pada kategori penerima manfaatnya.
Perpanjangan Status Darurat Bencana di Aceh
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), telah kembali menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh dari tanggal 23 hingga 29 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan merujuk pada Surat Menteri Dalam Negeri terkait perpanjangan status darurat bencana di Aceh. Penanganan darurat masih berlangsung di beberapa daerah seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Pidie Jaya yang belum sepenuhnya selesai.
Perlunya Perpanjangan Masa Tanggap Darurat
Sebaran korban terdampak dan kondisi infrastruktur yang rusak menjadi alasan utama perlunya perpanjangan masa tanggap darurat. Langkah ini diperlukan untuk memastikan pembersihan lingkungan, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta pemulihan akses masyarakat dapat dilakukan dengan cepat dan merata. Bantuan dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
