![]() |
| Illustration: kompas.com |
Kekecewaan Baek Kang-hyun
Baek Kang-hyun, bocah ajaib Korea Selatan yang memiliki IQ 204, mengungkapkan kekecewaannya setelah gagal diterima kuliah di Universitas Oxford, Inggris. Pada September 2025, Baek telah melewati proses seleksi masuk ke universitas tersebut. Dalam pernyataan di kanal YouTube-nya, remaja berusia 13 tahun itu menyatakan rasa patah hatinya setelah menerima hasil seleksi. Meskipun demikian, Baek tetap optimis dan berjanji untuk tidak menyerah pada mimpinya. Dia melihat kegagalan ini sebagai tantangan yang berharga dan kesempatan untuk terus belajar.
Pendaftaran ke Universitas Oxford
Baek sebelumnya secara terbuka mengumumkan pendaftaran ke Universitas Oxford untuk jurusan ilmu komputer. Oxford, yang dinobatkan sebagai institusi terbaik dunia dalam bidang ilmu komputer menurut majalah Times Higher Education, menjadi pilihan Baek. Meskipun berhasil lolos hingga tahap wawancara, Baek menghadapi kendala administratif yang menghambat proses penerimaannya. Sistem penerimaan terpusat Inggris (UCAS) tidak mengizinkan pendaftaran bagi pelamar di bawah usia 13 tahun, sedangkan visa pelajar Inggris hanya diterbitkan untuk usia minimal 16 tahun. Meski demikian, Baek tetap bersemangat untuk mengejar ambisinya menjadi ahli Artificial Intelligence (AI).
Bakat Luar Biasa Baek Kang-hyun
Nama Baek Kang-hyun mulai dikenal luas pada usia 41 bulan ketika tampil di televisi dan menunjukkan bakat luar biasa dalam matematika dan musik. Dengan skor IQ 204, Baek termasuk dalam 0,0001 persen populasi teratas di dunia. Meskipun pernah masuk Sekolah Menengah Sains Seoul pada usia 10 tahun, Baek memilih untuk fokus pada kegiatan kreatif setelah satu semester. Keputusannya tersebut dipengaruhi oleh kekerasan di sekolah. Baek memiliki rencana mengembangkan proyek-proyek AI yang inovatif, termasuk perangkat pintar dan aplikasi seluler.
/data/photo/2026/01/24/6974caea28b61.jpg)