![]() |
| Illustration: kompas.com |
Membersihkan Kentang dari Tanah
Kentang adalah salah satu bahan pangan yang sering digunakan dalam berbagai hidangan. Namun, agar kentang tetap segar dan tahan lama saat disimpan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkannya dari tanah yang menempel. Baik kentang hasil panen sendiri maupun yang dibeli di pasar, pastikan permukaannya bersih agar tidak cepat mengalami busuk.
Memeriksa Kerusakan pada Kentang
Selain membersihkan kentang, penting juga untuk memeriksa adanya tanda-tanda kerusakan pada kentang. Lubang cacing, luka besar, goresan, atau penyok yang parah dapat menyebabkan kentang cepat busuk saat disimpan. Pisahkan kentang yang rusak dan gunakan segera jika masih aman dikonsumsi. Jangan ragu untuk membuang kentang yang sudah rusak parah.
Menyimpan Kentang di Tempat yang Tepat
Untuk menjaga kentang tetap tahan lama, simpanlah kentang di tempat yang hangat dan gelap. Biarkan kentang mengering secara perlahan selama beberapa minggu. Pastikan juga untuk tidak menyimpan kentang di kulkas karena suhu dingin dapat membuat kentang berubah warna dan cepat busuk. Jangan lupa untuk menjauhkan kentang dari bawang karena dapat memicu pertumbuhan tunas.
Cara Menyimpan Kentang yang Sudah Dipotong
Jika kentang sudah dipotong dan tidak segera dimasak, rendam kentang dalam air dingin dan simpan di kulkas. Namun, kentang yang sudah dipotong hanya dapat bertahan selama satu hari. Jika lebih dari itu, kentang berpotensi mengalami perubahan rasa dan warna. Sementara itu, kentang yang sudah dimasak sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara di kulkas dan panaskan kembali sebelum dikonsumsi.
/data/photo/2025/11/11/69129001f3025.jpg)