Cuaca Sumatera Utara Hari Ini: Prakiraan Hujan Ringan dan Kelembaban Udara

Cuaca Sumatera Utara Hari Ini Prakiraan Hujan Ringan dan Kelembaban Udara
Illustration: kompas.com

Situasi Cuaca Pagi di Sumatera Utara


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah di Sumatera Utara masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Rabu (21/1/2026), terutama pada sore hingga malam hari. Meskipun demikian, secara umum kondisi cuaca di wilayah ini relatif stabil dengan dominasi awan sejak pagi hari. Prakirawan BMKG Wilayah I, Lestari Purba, menjelaskan bahwa pada Rabu pagi, kondisi cuaca di Sumatera Utara diperkirakan berawan merata di hampir seluruh wilayah.



Kondisi Cuaca Siang hingga Sore Hari


Memasuki siang hingga sore hari, tutupan awan masih mendominasi. Namun, beberapa daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan ringan. Wilayah yang masuk dalam kategori waspada hujan ringan antara lain Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, dan lainnya. Cuaca di Sumatera Utara terus dipantau untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.



Prakiraan Cuaca Malam hingga Dini Hari


Pada malam hari, cuaca di Sumatera Utara diperkirakan masih berawan dan berpotensi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Dairi, Labuhanbatu, dan Pakpak Bharat. Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di beberapa daerah. Meskipun intensitas hujan tidak tinggi, pola cuaca relatif konsisten sepanjang hari.



Suhu Udara dan Kelembaban di Sumatera Utara


BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara cukup tinggi, mencapai 56 hingga 99 persen. Kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan dan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Angin diperkirakan bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan relatif rendah.



Ancaman Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara


Selain cuaca daratan, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara. Gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan di beberapa wilayah perairan. Peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang dipengaruhi oleh sejumlah sistem cuaca global, sehingga kewaspadaan masyarakat di wilayah pesisir dan perairan sangat diperlukan.


source : kompas.com