![]() |
| Illustration: kompas.com |
Insiden Dokter TCM di Singapura
Seorang dokter Pengobatan Tradisional China (TCM) di Singapura menerima hukuman setelah lupa mencabut jarum akupunktur dari pantat pasien. Pasien tersebut akhirnya tertusuk saat sedang duduk, mengakibatkan cedera yang tidak diinginkan. Dewan Praktisi Pengobatan Tradisional China (TCMPB) telah menyelesaikan proses penyelidikan terkait insiden ini dan menjatuhkan sanksi kepada dokter TCM, Zhao Ying, termasuk denda dan larangan praktik.
Ketidakpatuhan dalam Proses Medis
Pada 24 April 2021, pasien datang ke klinik untuk menjalani sesi akupunktur. Dokter Zhao tidak melakukan penilaian yang memadai terhadap kondisi medis pasien dan juga tidak memperoleh persetujuan sebelum melakukan prosedur. Ini menjadi masalah ketika setelah prosedur selesai, dokter lupa mencabut jarum dari pantat pasien, yang menyebabkan cedera serius pada pasien. Kasus ini menunjukkan pentingnya prosedur medis yang cermat dan komunikasi yang jelas dengan pasien sebelum melakukan tindakan.
Sanksi dan Tanggapan Terhadap Insiden
Setelah melalui proses sidang dengar pendapat, TCMPB menyatakan dokter Zhao bersalah atas kelalaian yang dilakukannya. Meskipun tidak disengaja, tindakan Zhao telah melukai seorang pasien dan merusak kepercayaan publik terhadap profesi TCM. Sanksi denda dan larangan praktik selama tiga bulan menjadi pembelajaran bagi dokter dan profesi medis lainnya tentang pentingnya kehati-hatian dalam setiap tindakan yang dilakukan terhadap pasien.
/data/photo/2013/03/15/1347105-akupuntur-780x390.jpg)