![]() |
| Illustration: kompas.com |
Kronologi Penemuan Korban dan Black Box Pesawat ATR 42-500
Setelah melakukan pencarian selama sepekan, akhirnya seluruh korban dan black box pesawat ATR 42-500 yang jatuh di pegunungan Bulusaraung telah ditemukan. Namun, beredar informasi di media sosial tentang video kabin pesawat terbakar yang diklaim sebagai penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Video tersebut menunjukkan bahwa kebakaran terjadi akibat powerbank yang meledak. Namun, setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut ternyata disebarkan dengan konteks keliru.
Perbedaan Jenis Pesawat dan Konten Video yang Viral
Penelusuran Kompas.com menemukan bahwa pengguna media sosial keliru menyebutkan jenis pesawat yang jatuh. Pesawat yang sebenarnya jatuh adalah ATR 42-500, bukan ATR 400 seperti yang disebutkan dalam tren pencarian di Google. Video kebakaran kabin pesawat akibat powerbank meledak merupakan konten yang sudah lama beredar. Insiden tersebut sebenarnya terjadi pada pesawat Airbus A321 milik Air China pada tanggal 18 Oktober 2025, bukan terkait dengan kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan.
Penjelasan tentang Kejadian Sebenarnya dan Penyebab Jatuhnya Pesawat
Menurut keterangan sementara dari Menteri Perhubungan, pesawat ATR 42-500 terpantau keluar jalur saat hendak melakukan prosedur pendekatan untuk mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa kondisi cuaca berupa awan cumulonimbus (CB) cukup tebal berada di jalur pendekatan pendaratan pesawat tersebut, namun tidak ada bukti bahwa kebakaran baterai lithium menjadi penyebab jatuhnya pesawat. Kotak hitam pesawat tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
