![]() |
| Illustration: kompas.com |
Kelompok Paramiliter Irak Siap Berperang
Kelompok paramiliter Irak, Kataib Hizbullah telah menyatakan siap perang total jika Iran diserang. Hal ini menandakan bahwa mereka akan memberikan dukungan militer kepada Teheran jika konflik pecah seiring dengan pengumpulan aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Pemimpin Kataib Hizbullah, Abu Hussein al-Hamidawi mengeluarkan pernyataan berapi-api pada Minggu malam, menyerukan pasukannya untuk bersiap perang. Ia menuding "kekuatan kegelapan" sedang berkumpul untuk menaklukkan dan menghancurkan Iran.
Respons Kataib Hizbullah Terhadap Serangan Iran
Ketika Israel dan AS menyerang Iran pada Juni tahun lalu, sekutu regionalnya, termasuk kelompok-kelompok bersenjata Irak, tidak memberikan bantuan. Namun, al-Hamidawi menyatakan, respons kali ini akan berbeda. Ia menekankan perlunya dukungan dari kekuatan poros dan membantunya dengan cara apa pun yang mereka bisa. Kataib Hezbollah adalah salah satu kelompok terbesar dalam Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), yang didirikan pada 2014 untuk menghentikan ISIS saat itu. Dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Irak, Mohammed Shia al-Sudani pada Minggu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mendesak Baghdad untuk menjaga jarak dari Iran.
Ketegangan Antara AS dan Iran
Awal bulan ini, Presiden Donald Trump menyerukan kepada para demonstran Iran untuk mengambil alih lembaga-lembaga negara, dengan mengatakan kepada mereka bahwa "bantuan sedang dalam perjalanan". Trump kemudian melunakkan bahasanya, mengatakan dia akan menahan diri untuk tidak menyerang Iran setelah menerima jaminan dari Teheran bahwa negara itu akan menghentikan eksekusi para pembangkang. Namun, pemerintahan AS kemudian mengirimkan kelompok armada militer ke Timur Tengah, meningkatkan kehadiran militernya di Teluk. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah maskapai penerbangan telah menangguhkan penerbangan di seluruh wilayah tersebut. Teheran telah berjanji untuk membela diri terhadap serangan apa pun.
/data/photo/2023/10/17/652e3cb3aaa9b.jpeg)