![]() |
| Illustration: kompas.com |
Peran Ekologis Cicak di Lingkungan Rumah
Keberadaan cicak di rumah kerap dianggap mengganggu karena penampilannya yang tak disukai serta suara khas dan kotorannya yang sering membuat penghuni rumah merasa kurang nyaman. Namun sebenarnya, cicak memiliki peran ekologis yang tidak bisa diabaikan. Cicak merupakan pengendali serangga alami di lingkungan rumah. Selama populasinya tidak berlebihan, keberadaan hewan ini justru bermanfaat karena membantu menekan jumlah nyamuk, lalat, dan serangga kecil lainnya. Mereka membantu menjaga keseimbangan lingkungan dengan memakan serangga yang sering menjadi hama di rumah.
Jenis-Jenis Cicak yang Umum di Sekitar Rumah
Ada empat jenis cicak yang paling umum dijumpai di sekitar rumah. Pertama, Cosymbotus platyurus sering terlihat menempel di dinding rumah, terutama di sekitar lampu. Jenis cicak ini tertarik pada cahaya karena banyak serangga kecil berkumpul di area terang pada malam hari. Selanjutnya, Gehyra mutilata cenderung menyukai area yang lebih gelap dan lembap seperti dapur, gudang, atau bagian belakang lemari. Cicak ini tidak terlalu terlihat namun keberadaannya sering disadari dari kotoran yang tertinggal di sudut ruangan. Hemidactylus frenatus lebih banyak ditemukan di bagian luar rumah, seperti dinding luar atau langit-langit berbahan kayu. Cicak ini adaptif dan dapat hidup di berbagai lingkungan. Terakhir, Cyrtodactylus marmoratus relatif jarang terlihat di dalam rumah dan lebih sering ditemukan di luar rumah, seperti di pagar, pepohonan, atau area luar rumah yang masih memiliki unsur alami.
Manfaat Keberadaan Cicak di Rumah
Keberadaan cicak di rumah sebenarnya memiliki manfaat yang tidak boleh diabaikan. Selain sebagai pengendali serangga alami, cicak juga membantu menjaga keseimbangan lingkungan. Meskipun sering dianggap mengganggu, penting untuk memahami peran ekologis yang dimiliki oleh hewan ini.
/data/photo/2025/01/27/679738ffc61c0.png)