Manfaat Luar Biasa Membaca Buku bagi Kesehatan Mental dan Umur Panjang

Manfaat Luar Biasa Membaca Buku bagi Kesehatan Mental dan Umur Panjang
Illustration: kompas.com

Manfaat Membaca Buku bagi Kesehatan Mental

Membaca buku sering dianggap sebagai hobi yang menenangkan. Namun, riset ilmiah terbaru mengungkap bahwa kegiatan sederhana ini memiliki manfaat besar bagi kesehatan mental. Seorang psikoterapis, Zoe Shaw, mengatakan bahwa ketika seseorang tenggelam dalam sebuah buku, otaknya memasuki kondisi mirip dengan meditasi. Hal ini memberikan perlindungan yang besar bagi kesehatan mental seseorang. Tanpa disadari, kebiasaan membaca buku bukan hanya menenangkan pikiran, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan otak dan umur panjang.


Manfaat Panjang Umur: Mengapa Pembaca Buku Hidup Lebih Lama?

Gagasan bahwa membaca dapat memperpanjang usia ternyata didukung oleh sebuah studi besar dari Yale School of Public Health. Studi tersebut mengikuti 3.635 orang dewasa berusia 50 tahun ke atas selama 12 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang rutin membaca buku hidup rata-rata 23 bulan lebih lama dibandingkan mereka yang tidak membaca sama sekali. Bahkan setelah memperhitungkan faktor lain seperti pendidikan, pendapatan, dan kesehatan awal, efek membaca tetap terlihat. Elizabeth A. L. Stine-Morrow dari University of Illinois menilai bahwa manfaat membaca tidak hanya bersifat intelektual, tetapi juga sosial dan emosional.


Membaca sebagai Pelindung Otak dari Penuaan

Selain memperpanjang usia, membaca buku juga membantu menjaga kualitas otak seiring bertambahnya usia. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dewasa yang rutin melakukan aktivitas mental seperti membaca mengalami penurunan kognitif yang lebih lambat. Bahkan, kebiasaan membaca dan menulis seumur hidup berkaitan dengan penurunan memori yang lebih lambat, bahkan pada individu yang menunjukkan tanda-tanda Alzheimer. Membaca membantu otak tetap berfungsi lebih baik meski ada kerusakan, karena aktivasi otak yang terjadi selama membaca memperkuat ketahanan otak seiring bertambahnya usia.



source : kompas.com