![]() |
| Illustration: kompas.com |
Misinformasi tentang Uang Jokowi di Bank China
Pada pertengahan Januari 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disebut telah menemukan data adanya uang milik mantan presiden Joko Widodo di bank asal China. Namun, tidak dijelaskan bank mana yang digunakan Jokowi untuk menyimpan uang tersebut. Purbaya mengklaim menemukan jumlah uang yang mencapai ribuan triliun setelah melakukan analisis transaksi keuangan lintas perbankan internasional. Meskipun demikian, narasi dalam unggahan tersebut ternyata menyampaikan informasi yang keliru. Konten tersebut merupakan hoaks dan perlu diluruskan. Foto yang digunakan sebenarnya adalah momen saat Komisi Pemberantasan Korupsi menunjukkan barang bukti dalam sebuah kasus korupsi investasi fiktif di PT Taspen (Persero).
Fakta Seputar Kasus Hoaks Uang Jokowi
Kasus yang beredar di media sosial tentang ditemukannya uang Jokowi di bank China ternyata tidak melibatkan Jokowi ataupun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sehingga, narasi tersebut dapat dipastikan sebagai hoaks. Penting untuk selalu memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, terutama dalam era digital yang rentan terhadap penyebaran berita palsu. Fakta-fakta seputar kasus hoaks ini perlu disebarkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.
Komitmen KOMPAS.com terhadap Fakta yang Jernih
Dalam segala situasi, KOMPAS.com selalu berkomitmen untuk memberikan fakta yang jernih dan akurat dari lapangan. Penting bagi kita semua untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya demi menjaga kepercayaan publik dan menghindari penyebaran berita palsu. Apresiasi atas dukungan terhadap jurnalisme yang berkualitas sangat dihargai. Mari bersama-sama mendukung penyebaran informasi yang benar dan bertanggung jawab.
