![]() |
| Illustration: kompas.com |
Alasan Penangguhan Visa Imigran AS
Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk menangguhkan pemrosesan visa imigran bagi pemohon dari 75 negara karena dianggap berisiko membebani sistem bantuan sosial. Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa pemohon dari negara-negara yang terdampak memiliki risiko tinggi menjadi beban publik dan mengandalkan sumber daya pemerintah. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah masuknya pendatang yang berpotensi bergantung pada bantuan publik.
Visa Imigran Ditangguhkan, Visa Non-Imigran Tetap Diproses
Kebijakan penangguhan visa imigran AS hanya berlaku bagi pemohon yang berniat menetap permanen di Amerika Serikat. Visa non-imigran, seperti visa kunjungan, wisata, dan bisnis, tetap diproses seperti biasa. Pemerintah AS memastikan kelancaran mobilitas menjelang Piala Dunia 2026 dan Olimpiade 2028. Peninjauan prosedur imigrasi dilakukan untuk mencegah masuknya warga asing yang akan mengambil manfaat kesejahteraan publik.
Daftar 75 Negara Terdampak, Adakah Negara Tetangga?
Sebanyak 75 negara termasuk dalam daftar penangguhan visa imigran AS, mencakup wilayah Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan, Balkan, dan Karibia. Beberapa negara yang terdampak secara geografis relatif dekat dengan Indonesia, seperti Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar. Meskipun pemohon masih dapat mengajukan permohonan, visa imigran tidak akan disetujui selama masa peninjauan berlangsung. Pemerintah hanya memberikan pengecualian bagi warga negara ganda yang menggunakan paspor dari negara di luar daftar penangguhan.
