![]() |
| Illustration: kompas.com |
Sejarah Penemuan Yeneen Houssayi
Para paleontolog kembali membuat kejutan dengan mengidentifikasi spesies dan genus baru dinosaurus sauropoda raksasa dari wilayah Patagonia, Argentina. Dinosaurus ini diberi nama Yeneen houssayi dan hidup pada periode Kapur Akhir sekitar 83 juta tahun lalu. Spesies baru ini termasuk dalam kelompok Titanosauria yang terkenal dengan tubuh besar dan leher panjangnya, menambah daftar panjang dinosaurus raksasa yang pernah menghuni belahan selatan Bumi.
Karakteristik Yeneen Houssayi
Yeneen houssayi memiliki kepala yang relatif kecil dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Dengan panjang sekitar 10–12 meter dan berat tubuh sekitar 8–10 ton, dinosaurus ini mirip dengan beberapa truk besar yang digabungkan. Fosil Yeneen houssayi ditemukan di Formasi Bajo de la Carpa, Provinsi Neuquén, Patagonia, yang merupakan salah satu kerangka titanosaurus paling lengkap yang pernah ditemukan di wilayah tersebut. Kelengkapan ini memungkinkan ilmuwan melakukan rekonstruksi anatomi dan hubungan evolusi dinosaurus tersebut dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Keanekaragaman Titanosaurus di Patagonia
Analisis filogenetik menunjukkan bahwa Yeneen houssayi memiliki hubungan kekerabatan dekat dengan Narambuenatitan dan Overosaurus. Dinosaurus ini ditempatkan sebagai anggota awal dari kelompok Saltasauroid non-lithostrotian yang sudah cukup berkembang. Temuan ini juga mengungkap gambaran penting tentang ekosistem Patagonia pada kala Santonian, di mana keanekaragaman titanosaurus tinggi dengan setidaknya dua garis keturunan besar hidup berdampingan, yaitu Collossosauria dan Saltasauroidea.
