![]() |
| Illustration: kompas.com |
Hoaks atau Fakta? Penelusuran Video Kader PDI-P yang Meneriakkan Butuh PKI
Sebuah video di media sosial viral dengan narasi bahwa sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berteriak bahwa mereka membutuhkan Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, ternyata narasi tersebut tidak benar alias hoaks. Konten tersebut membutuhkan klarifikasi untuk menyebarkan informasi yang benar.
Penelusuran Fakta Video Kader PDI-P yang Disebut Butuh PKI
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap video tersebut dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya, video tersebut ternyata identik dengan video yang diunggah di kanal YouTube pada 27 Juni 2020. Dari video tersebut, terlihat bahwa kata yang sebenarnya diucapkan oleh kader PDI-P bukanlah "Aku butuh PKI", melainkan "Aku dudu PKI". Kata "dudu" dalam bahasa Jawa memiliki arti "bukan", sehingga jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya adalah "Saya PDI Perjuangan, saya bukan PKI".
Klarifikasi Mengenai Video Kader PDI-P dan PKI
Dalam konteks sejarah, PKI sebagai lembaga telah dibubarkan sejak tahun 1966. Pembubaran tersebut diatur dalam Ketetapan MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 yang ditetapkan pada 5 Juli 1966. Oleh karena itu, video yang mengklaim bahwa kader PDI-P membutuhkan PKI merupakan informasi yang keliru dan perlu diluruskan.
