![]() |
| Illustration: kompas.com |
Peringatan Dini dari BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait potensi kembalinya hujan lebat dan angin kencang yang akan mengguyur wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini dipicu oleh meluruhnya Siklon Tropis Luana di Australia dan mulai menguatnya kembali Monsun Asia. Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB, Ari Wibianto, menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir hujan sempat mereda di NTB karena massa udara yang tertarik ke selatan menuju pusat siklon di Australia. Saat ini siklon sudah mulai menjauh, sehingga kondisi cuaca di NTB mulai berangsur normal.
Kembalinya Monsun Asia dan Uap Air
Ari menjelaskan bahwa saat ini sirkulasi angin di wilayah NTB mulai berangsur normal. Monsun Asia atau angin baratan kembali menguat, membawa uap air melimpah dari Samudera Hindia menuju daratan NTB. Sebelumnya, saat Siklon Tropis Luana masih aktif di barat Australia, awan hujan yang seharusnya menuju NTB terbelokkan ke arah pusat tekanan rendah tersebut. Angin bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah, sehingga awan-awan hujan ketarik siklon tropis membuat langit NTB hanya ditutupi sedikit awan.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Berdasarkan analisis terbaru BMKG, beberapa daerah di NTB diprediksi akan mengalami hujan dalam beberapa hari ke depan, di antaranya Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, dan Bima. Mengingat puncak musim hujan diprediksi masih berlangsung hingga Februari 2026, masyarakat diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang tiba-tiba.
