![]() |
| Illustration: kompas.com |
Perjalanan Karier dan Prestasi Kuncoro
Kuncoro, asisten pelatih Arema FC yang baru saja meninggal dunia, memiliki perjalanan karier yang panjang dan prestasi gemilang. Dilahirkan di Malang pada 7 Maret 1973, Kuncoro adalah mantan pemain sepak bola yang pernah membela Arema pada tahun 1991 hingga 1996. Selama karir bermainnya, Kuncoro juga pernah membela klub-klub lain seperti Mitra Surabaya, Persija Jakarta, Gelora Putra Delta, dan PSIR Rembang. Namun, kebersamaannya dengan Arema terbilang istimewa karena berhasil meraih gelar juara Galatama pada tahun 1993.
Karier Kepelatihan yang Gemilang
Setelah pensiun sebagai pemain, Kuncoro beralih ke dunia kepelatihan. Dengan Lisensi A Nasional, Kuncoro memulai karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih Arema pada 1 November 2011. Selama perjalanannya, Kuncoro pernah mendampingi beberapa pelatih terkenal seperti Joko Susilo, Wolfgang Pikal, dan Suharno. Selain itu, ia juga pernah menjadi pelatih interim Arema FC pada beberapa periode tertentu. Selama bertugas sebagai pelatih fisik Arema FC, Kuncoro berhasil membantu tim dalam mencapai prestasi yang gemilang. Perannya sebagai asisten pelatih Arema FC turut memberikan kontribusi besar bagi kesuksesan tim.
Kehilangan yang Dirasakan Arema FC
Kehilangan Kuncoro merupakan duka yang mendalam bagi Arema FC. Pria yang akrab disapa Abah ini meninggal dunia usai bermain bola dalam laga Charity 100 Tahun Stadion Gajayana. Setelah mengalami kolaps, Kuncoro segera dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang, namun sayangnya nyawa tidak dapat tertolong. Arema FC melalui pernyataan resmi di Instagram turut mengucapkan belasungkawa atas kepergian legenda hidup klub itu. Semua prestasi dan pengorbanan Kuncoro selama ini akan selalu dikenang dan diabadikan dalam sejarah Arema FC.
