Protes Meminta Petugas Imigrasi Federal Tinggalkan Minnesota

Protes Meminta Petugas Imigrasi Federal Tinggalkan Minnesota
Illustration: kompas.com

Penembakan Kedua di Minneapolis

Partai Demokrat dan para pengunjuk rasa menuntut agar petugas imigrasi federal (ICE) meninggalkan Minnesota setelah terjadi penembakan kedua dalam tiga minggu terakhir. Seorang perawat unit perawatan intensif bernama Alex Pretti tewas setelah ditembak mati oleh seorang agen ICE di Minneapolis. Kejadian tersebut memicu protes massal di jalan-jalan kota, dengan ratusan orang menentang kehadiran agen ICE dan menyerukan tindakan tegas terhadap kasus penembakan yang terjadi.


Upaya Mengeluarkan ICE dari Minnesota

Dalam upaya untuk mengeluarkan ICE dari Minnesota, Wali Kota Minneapolis Jacob Frey dan Senator Amy Klobuchar menyatakan komitmennya. Mereka berfokus pada menggunakan pengaruh yang ada untuk menuntut kepergian ICE dari wilayah tersebut. Meskipun upaya ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, masih terdapat hambatan politik yang harus dihadapi. Departemen Keamanan Dalam Negeri juga memberikan pernyataan terkait penembakan tersebut, namun masyarakat mempertanyakan keabsahan tindakan yang diambil oleh petugas federal dalam insiden tragis tersebut.


Reaksi Presiden Trump dan Pejabat Lokal

Presiden AS Donald Trump mengecam Gubernur Minnesota Tim Walz dan wali kota Minneapolis atas penembakan yang terjadi. Dalam platform media sosialnya, Trump menyalahkan pejabat lokal atas insiden tersebut. Sementara itu, Walz memastikan bahwa negara bagian akan memimpin penyelidikan atas penembakan tersebut, menunjukkan sikap tidak percaya terhadap respons federal terhadap kejadian tragis ini. Konflik antara pihak federal dan lokal semakin memanas, dengan masyarakat menuntut kejelasan dan keadilan atas kasus penembakan yang menimpa Alex Pretti.


source : kompas.com