![]() |
| Illustration: kompas.com |
Rusia Tetap Berjuang untuk Mencairkan Aset
Rusia akan terus menggunakan segala cara yang tersedia untuk mencairkan aset-asetnya yang dibekukan. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, yang menegaskan bahwa mereka akan terus memperjuangkan hak-hak mereka. Peskov juga menyampaikan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, siap mengalokasikan dana sebesar 1 miliar dolar AS dari aset yang sebelumnya dibekukan untuk Dewan Perdamaian. Pengalokasian dana tersebut akan memerlukan sejumlah tindakan dari Amerika Serikat, namun rincian hukumnya masih perlu diklarifikasi.
Rusia Siap Mengalokasikan Dana untuk Dewan Perdamaian
Kesiapan Rusia untuk mengalokasikan dana sebesar 1 miliar dolar AS bagi tujuan kemanusiaan dalam kerangka Dewan Perdamaian tidak mengindikasikan bahwa mereka telah kehilangan harapan untuk memulihkan aset-aset yang dibekukan. Putin juga dijadwalkan untuk membahas isu ini dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menyoroti kepentingan kemanusiaan dalam konteks konflik yang sedang berlangsung.
Larangan Uni Eropa terhadap Aset Bank Sentral Rusia
Dewan Uni Eropa mengambil keputusan untuk menerapkan larangan sementara terhadap pemindahan aset milik bank sentral Rusia yang dibekukan di Uni Eropa. Keputusan tersebut diambil sebagai upaya mendesak untuk membatasi kerugian pada ekonomi Uni Eropa, terutama dalam konteks konflik di Ukraina. Langkah tersebut akan membekukan aset Rusia yang bernilai sekitar 210 miliar euro, dengan sebagian besar aset disimpan di perusahaan jasa keuangan Euroclear di Belgia.
/data/photo/2025/03/05/67c85f9f25312.jpg)