![]() |
| Illustration: kompas.com |
Rusia Siap Melanjutkan Perjuangan Mencairkan Aset-aset yang Dibekukan
Rusia akan terus menggunakan semua cara yang tersedia untuk mencairkan aset-asetnya yang dibekukan. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, yang menegaskan bahwa Rusia akan terus berjuang untuk memastikan aset-aset tersebut dapat dicairkan. Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyatakan kesiapan Rusia untuk mengalokasikan dana sebesar 1 miliar dolar AS dari aset yang dibekukan untuk Dewan Perdamaian.
Pengalokasian Aset untuk Dewan Perdamaian Memerlukan Tindakan Lanjutan
Dana sebesar 1 miliar dolar AS yang akan dialokasikan oleh Rusia untuk Dewan Perdamaian membutuhkan sejumlah tindakan dari Amerika Serikat. Meskipun demikian, hal ini tidak menunjukkan bahwa Rusia telah kehilangan harapan untuk memulihkan aset-asetnya yang dibekukan. Rincian hukum terkait pengalokasian dana masih perlu diklarifikasi, dan Putin dijadwalkan akan membahas isu tersebut dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Larangan Uni Eropa atas Pemindahan Aset Bank Sentral Rusia
Pada 12 Desember, Dewan Uni Eropa memutuskan untuk memberlakukan larangan sementara terhadap setiap pemindahan aset milik bank sentral Rusia yang dibekukan di dalam blok tersebut. Keputusan ini diambil sebagai langkah mendesak untuk membatasi kerugian pada ekonomi Uni Eropa akibat konflik yang sedang berlangsung di Ukraina. Aset-aset yang bernilai sekitar 210 miliar euro tersebut, sebagian besar disimpan di Euroclear, sebuah perusahaan jasa keuangan yang berbasis di Belgia.
/data/photo/2025/03/05/67c85f9f25312.jpg)