Tagatose: Pemanis Alami yang Menjanjikan untuk Kesehatan Tubuh

Tagatose Pemanis Alami yang Menjanjikan untuk Kesehatan Tubuh
Illustration: kompas.com

Tagatose: Alternatif Sehat Pengganti Gula Biasa


Pemanis buatan telah lama menjadi solusi untuk mengurangi konsumsi gula, namun, penelitian terbaru mengungkapkan kekhawatiran akan dampak negatifnya. Dalam konteks tersebut, tagatose muncul sebagai kandidat pemanis alami yang dianggap lebih aman dan menjanjikan. Tagatose adalah gula alami dengan kemanisan mendekati gula pasir, namun dengan kalori yang jauh lebih rendah. Keunggulan lainnya adalah tagatose tidak menyebabkan lonjakan insulin, membuatnya cocok untuk penderita diabetes.



Mengapa Tagatose Dianggap Lebih Sehat?



Tagatose diproses oleh tubuh secara berbeda dibandingkan dengan gula biasa atau pemanis buatan. Gula ini tidak langsung diserap di usus halus, melainkan difermentasi di usus besar. Sehingga respons insulin yang dihasilkan jauh lebih rendah. Tagatose juga dikenal sebagai pemanis yang ramah bagi kesehatan gigi karena menghambat pertumbuhan mikroba berbahaya di mulut. Selain itu, tagatose juga tahan terhadap proses pemanggangan, memungkinkannya digunakan dalam berbagai produk makanan dan kue.



Masalah Lama: Kendala Produksi Tagatose


Meski memiliki potensi besar, penggunaan tagatose terbatas oleh produksi yang sulit dan mahal. Tagatose secara alami hanya ditemukan dalam jumlah kecil pada beberapa produk susu dan buah-buahan. Namun, dengan pendekatan baru yang dikembangkan oleh para peneliti, produksi tagatose menjadi lebih efisien. Melalui rekayasa bakteri Escherichia coli, tagatose kini dapat diproduksi dengan tingkat keberhasilan mencapai hingga 95 persen.



Masa Depan Pemanis Alami


Para peneliti optimistis bahwa pengembangan produksi tagatose ini dapat menjadi kerangka bagi pemanis alami di masa depan. Proyeksi menunjukkan bahwa nilai pasar tagatose dapat meningkat hingga mencapai US$250 juta pada tahun 2032. Hal ini menandai langkah penting menuju era baru pemanis alami yang lebih ramah bagi tubuh, di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi gula yang sehat.


source : kompas.com