![]() |
| Illustration: kompas.com |
Profil Rylan Henry Pribadi dan Latar Belakang Keluarga
Rylan Henry Pribadi adalah seorang remaja berusia 17 tahun, merupakan anak dari pengusaha Reza Pribadi dan cucu dari konglomerat Henry Pribadi. Keluarga Pribadi terkenal dalam dunia usaha, terutama dalam bisnis Napan Group yang didirikan oleh Henry Pribadi pada tahun 1972. Meskipun regenerasi bisnis keluarga ini tidak sering terlihat di ruang publik, namun mereka tetap aktif dalam menjalankan perusahaan swasta baik di dalam maupun luar negeri.
Anak Pengusaha dan Cucu Pendiri Napan Group
Reza Pribadi, ayah dari Rylan, dikenal sebagai sosok yang terlibat aktif dalam dunia usaha. Sebagai salah satu anak dari Henry Pribadi, Reza turut memperluas bisnis keluarga yang dimulai sejak tahun 1972. Henry Pribadi sendiri merupakan pengusaha nasional yang memainkan peran penting pada era konglomerasi Indonesia di tahun 1980-an hingga 1990-an. Meskipun tidak banyak dikenal di masyarakat umum, keluarga Pribadi tetap menjalankan bisnis keluarga dengan sukses.
Kewarganegaraan Ganda dan Aktivitas di Jepang
Rylan Henry Pribadi memiliki kewarganegaraan ganda Indonesia-Australia. Pada awal Januari 2026, Rylan berada di Jepang untuk menikmati liburan musim dingin bersama teman-temannya. Destinasi ski Niseko di Hokkaido menjadi pilihan favorit Rylan, yang merupakan tempat yang populer bagi wisatawan mancanegara termasuk dari Indonesia. Namun, tragedi kecelakaan ski yang menimpa Rylan membuat dunia terkejut.
Kronologi Kecelakaan Ski di Niseko, Jepang
Peristiwa tragis dimulai ketika seorang pemain ski lain melihat tubuh Rylan tergeletak di lintasan ski tanpa gerakan. Pihak pengelola resor segera dipanggil dan Rylan ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Usaha evakuasi dilakukan namun nyawa Rylan tidak dapat diselamatkan. Menurut keterangan kepolisian Hokkaido, kecelakaan terjadi karena Rylan tidak menyadari tali pembatas di lintasan yang menyebabkan lehernya terjepit, menyebabkan kehilangan kesadaran.
Ucapan Duka dan Penyelidikan Aparat Jepang
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Sementara itu, otoritas Jepang masih terus menyelidiki kecelakaan ski yang menimpa Rylan Henry Pribadi. Hasil autopsi menunjukkan bahwa penyebab kematian Rylan adalah asfiksia atau mati lemas akibat tekanan pada leher yang disebabkan oleh tali pembatas lintasan.
