![]() |
| Illustration: liputan6.com |
Analisis Glassnode terhadap Minat Investor Besar
Pergerakan harga Bitcoin selalu menjadi sorotan utama dalam pasar kripto. Namun, Glassnode juga menyoroti lemahnya minat akumulasi investor besar. Indikator Accumulation Trend Score yang tercatat di kisaran 0,43, jauh dari level 1,0 yang menandakan aksi beli besar-besaran oleh institusi. Selain itu, indikator Spot Cumulative Volume Delta (CVD) juga menunjukkan tekanan jual yang masih mendominasi. CVD yang mengukur selisih antara order beli dan jual di pasar spot tercatat negatif di beberapa bursa besar, seperti Binance dan Coinbase, menandakan bahwa para penjual masih mengendalikan pasar. Dari analisis ini, Glassnode menyimpulkan bahwa pasar kripto sedang beralih dari fase likuidasi reaktif menuju konsolidasi yang lebih terkendali. Permintaan spot baru, akumulasi yang konsisten, serta kondisi likuiditas yang membaik menjadi kunci pemulihan yang berkelanjutan.
Data Aktivitas Jaringan Bitcoin Menurun Menurut Santiment
Santiment melaporkan bahwa aktivitas jaringan Bitcoin mengalami penurunan tajam sejak tahun 2025. Jumlah alamat aktif dan alamat baru dilaporkan mengalami penurunan besar. Untuk menghadapi reli jangka panjang, aktivitas alamat dan pertumbuhan jaringan perlu kembali meningkat. Data ini menjadi pertimbangan penting bagi para investor dan pelaku pasar kripto untuk memahami tren masa depan Bitcoin.
Potensi Perkembangan Pasar Kripto Tahun 2026
Selain minat investor besar dan aktivitas jaringan Bitcoin, tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun yang menarik bagi pasar kripto. Berbagai faktor seperti regulasi, adopsi institusi, dan perkembangan teknologi blockchain akan memengaruhi arah pergerakan harga aset kripto. Tantangan dan peluang baru akan muncul, dan pemahaman mendalam tentang dinamika pasar kripto menjadi kunci sukses bagi para pelaku industri ini.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)