![]() |
| Illustration: otomotif.kompas.com |
Perubahan Harga Mobil Listrik di Indonesia
Harga mobil listrik di Indonesia pada tahun 2026 diprediksi akan mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh berakhirnya insentif pajak yang selama ini menopang harga jual kendaraan listrik. Peningkatan harga juga dipengaruhi oleh ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang harus dipenuhi oleh mobil listrik impor. Meskipun beberapa model telah dirakit lokal dan memenuhi syarat TKDN, kenaikan harga tetap tak terelakkan.
Penyesuaian Harga Mobil Listrik Per Januari 2026
Berdasarkan penelusuran pada situs resmi pabrikan, hanya sebagian kecil mobil listrik yang mengalami penyesuaian harga pada bulan Januari 2026. Beberapa produsen seperti Hyundai telah menaikkan harga beberapa model seperti Ioniq 5, Ioniq 6, dan Kona Electric sebesar Rp 40 jutaan hingga Rp 50 jutaan. Sementara itu, produsen lain seperti Toyota Urban Cruiser dan BYD Indonesia masih mempertahankan harga mobil listrik mereka.
Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru
Berikut adalah daftar harga mobil listrik per Januari 2026 dari berbagai produsen, mulai dari Aion, Hyptec, Aletra, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroen, Denza, DFSK, Geely, GWM, Hyundai, Jaecoo, Kia, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi, Neta, Nissan, Polytron, Porsche, Renault, Seres, Tesla, Toyota, Volvo, VinFast, Volkswagen (VW), Wuling, dan Xpeng. Harga-harga mobil listrik tersebut mencerminkan kondisi pasar dan kebijakan insentif yang berlaku.
/data/photo/2025/03/20/67dc2a815ffb5.jpg)