![]() |
| Illustration: kompas.com |
Makna Refleksi dalam Pengelolaan Kinerja Guru
Proses refleksi dalam Pengelolaan Kinerja Guru 2025 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan ruang belajar profesional yang penting untuk pengembangan kompetensi guru. Melalui pengisian Dokumen Refleksi di Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (Ruang GTK), guru dapat meninjau kembali pengalaman pembelajaran, hasil observasi kelas, serta upaya tindak lanjut secara mendalam dan jujur. Pertanyaan inspiratif seperti, "Apa inspirasi menarik yang Anda peroleh dari kegiatan refleksi?" mendorong guru untuk mengidentifikasi pelajaran berharga terkait kompetensi pedagogik, profesional, dan manajemen pembelajaran.
Inspirasi dalam Menyampaikan Tujuan Pembelajaran
Salah satu inspirasi yang sering muncul dari kegiatan observasi adalah pentingnya menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas di awal. Hal ini membantu siswa memahami arah kegiatan belajar dan memberikan konteks yang diperlukan untuk meningkatkan pemahaman mereka. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator yang memberi ruang lebih luas bagi siswa untuk aktif bertanya dan berdiskusi juga menjadi inspirasi berharga bagi pengembangan pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif.
Hubungan Positif antara Guru dan Siswa
Dari kegiatan refleksi observasi, guru juga dapat meraih inspirasi tentang hubungan positif antara guru dan siswa yang berpengaruh besar terhadap suasana belajar di kelas. Respon empatik guru terhadap siswa dapat meningkatkan keberanian mereka untuk berpendapat dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Kelas yang menciptakan lingkungan aman secara emosional juga mendorong siswa untuk lebih aktif dan percaya diri dalam proses belajar.
