![]() |
| Illustration: kompas.com |
Teka-teki Struktur Alam Semesta
Selama hampir satu abad, para astronom telah memahami bahwa galaksi-galaksi saling menjauh satu sama lain. Namun, muncul kejanggalan yang membingungkan selama lebih dari 50 tahun, di mana galaksi besar di sekitar Bima Sakti menjauh, tapi Andromeda justru mendekat. Akhirnya, sebuah penelitian baru menemukan jawaban atas teka-teki ini, mengungkap struktur alam semesta lokal yang datar dan dipengaruhi oleh materi gelap.
Andromeda: Pengecualian yang Selalu Mengusik
Andromeda, galaksi spiral raksasa berjarak 2,5 juta tahun cahaya dari Bima Sakti, bergerak mendekat dengan kecepatan yang bertolak belakang dengan galaksi lainnya. Meskipun seharusnya ada tarikan gravitasi yang kuat di Local Group, Andromeda tetap mendekat. Teori materi gelap telah menduga peranannya, namun pertanyaan mengapa galaksi lain tidak tertarik tetap menggantung.
Struktur Alam Semesta Lokal yang Ternyata “Rata”
Penelitian terbaru mengungkap bahwa struktur alam semesta lokal sebenarnya datar, terbentuk oleh lembaran raksasa materi gelap yang memengaruhi arah gerak galaksi-galaksi di sekitar kita. Simulasi komputer menunjukkan bahwa materi di sekitar Local Group membentuk lembaran datar raksasa yang membentang hingga puluhan juta tahun cahaya, menjelaskan mengapa galaksi-galaksi tetap bergerak menjauh.
Mengapa Galaksi Menjauh, Bukan Mendekat?
Struktur datar alam semesta lokal menjelaskan mengapa galaksi-galaksi tidak tertarik ke arah Bima Sakti meskipun ada tarikan gravitasi yang kuat. Distribusi materi yang datar membuat tarikan ke luar dan ke dalam hampir saling meniadakan, menjelaskan mengapa galaksi-galaksi tetap menjauh. Andromeda bukan anomali, melainkan tetangga yang tepat posisinya untuk bertabrakan dengan Bima Sakti.
/data/photo/2019/10/21/5dadb89d3de01.jpg)