![]() |
| Illustration: otomotif.kompas.com |
Persaingan di Pasar Mobil Listrik
Harga mobil listrik yang semakin kompetitif membuat pilihan di kelas Rp 200 jutaan semakin menarik. Salah satu perbandingan yang menarik adalah antara BYD Atto 1 varian tertinggi dengan Jaecoo J5 varian paling dasar. Meski berada di segmen yang berbeda, banderol keduanya ternyata sangat dekat. BYD Atto 1 Premium dijual sekitar Rp 235 jutaan (OTR Jakarta), sementara Jaecoo J5 Standard dibanderol mulai dari Rp 249,5 jutaan. Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, konsumen dihadapkan pada pilihan antara mobil listrik kompak dan SUV listrik entry level.
Karakter dan Keunggulan Masing-Masing
Dari segi karakter, Atto 1 merupakan hatchback listrik yang dirancang untuk penggunaan perkotaan. Varian Premium dilengkapi dengan motor listrik bertenaga 55 kW dengan torsi 135 Nm, serta baterai 38,88 kWh yang mampu menempuh jarak sekitar 380 Km berdasarkan standar NEDC. Dimensinya yang ringkas menjadi nilai jual utama, terutama untuk mobilitas di jalan padat dan kemudahan parkir. Di sisi lain, Jaecoo J5 hadir sebagai SUV listrik dengan postur lebih besar dan kabin yang lebih lega. Meski varian yang dibandingkan merupakan tipe paling dasar, mobil ini menawarkan keunggulan dari segi ruang, posisi duduk lebih tinggi, serta tenaga yang lebih besar dibanding city car listrik.
Keputusan Akhir
Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh dan tren penjualan yang sama-sama kuat, pilihan akhirnya kembali pada kebutuhan pengguna. Atto 1 Premium cocok bagi yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk aktivitas harian di kota, sementara menambah sedikit dana untuk Jaecoo J5 Standard bisa menjadi opsi bagi konsumen yang membutuhkan kabin lebih luas, tampilan lebih gagah, serta pengalaman berkendara ala SUV.
/data/photo/2026/02/10/698ab72c7e3fe.jpg)