![]() |
Sakit pinggang saat bangun tidur dapat disebabkan oleh posisi tidur yang salah. Posisi tidur yang dapat menyebabkan sakit pinggang antara lain tidur dengan posisi telentang dan lutut ditekuk ke atas, tidur dengan posisi miring ke samping tanpa menggunakan bantal, dan tidur dengan posisi tengkurap. Untuk mengurangi sakit pinggang, Bunda dapat meletakkan bantal di sekeliling tubuh sebagai penyangga ekstra dalam posisi tidur yang dirasa nyaman. Misalnya, meletakkan bantal di bawah lutut saat tidur terlentang atau di antara kedua kaki saat tidur menyamping.
![]() |
| Ilustrasi: www.nerslicious.com |
Kasur yang tidak nyaman dapat menyebabkan otot-otot di sekitar pinggang menjadi tegang dan kaku. Hal ini dapat menyebabkan sakit pinggang saat bangun tidur. Bunda perlu memperhatikan tanda-tanda bahwa kasur perlu diganti, seperti terlihat kendur atau terdapat lengkungan saat di tempat tidur. Memilih kasur yang nyaman dapat membantu mengurangi sakit pinggang.
![]() |
| Ilustrasi: www.flokq.com |
Obesitas juga dapat menyebabkan sakit pinggang saat bangun tidur. Tekanan pada otot-otot dan tulang belakang yang disebabkan oleh obesitas dapat menyebabkan rasa sakit di pinggang. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal penting untuk mencegah sakit pinggang.
Olahraga teratur dapat membantu menguatkan punggung dan mengurangi nyeri pinggang. Namun, olahraga yang dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan nyeri dan kaku pinggang saat bangun tidur. Penting bagi Bunda untuk memperhatikan postur tubuh selama dan setelah aktivitas fisik yang intens serta melakukan pemanasan dan pendinginan dengan benar.
Fibromyalgia adalah kelainan kronis yang dapat menyebabkan rasa sakit, nyeri, dan nyeri tekan di banyak bagian tubuh. Sakit pinggang dan kaku pada pagi hari dapat menjadi gejala fibromyalgia. Risiko mengalami sakit pinggang saat bangun tidur akan meningkat seiring bertambahnya usia.
| Ilustrasi: michiganspineandpain.com |


