Banjir Melanda Kota Semarang - xwijaya

Tidak menemukan artikel? cari disini



Banjir Melanda Kota Semarang

Banjir Melanda Kota Semarang
Illustration: jateng.inews.id

Kota Semarang dikepung banjir setelah cuaca ekstrem yang ditandai hujan dengan intensitas tinggi disertai petir dan angin kencang melanda di hampir sebagian besar wilayah Ibu Kota Jawa Tengah dan sekitarnya pada hari Rabu (13/3).


Banjir di Jl. Gebanganom
Illustration: www.infosemarang.com

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, melaporkan bahwa hujan turun di Kota Semarang sejak siang hingga malam hari. Sejumlah wilayah Kota Semarang terendam banjir dengan tinggi muka air (TMA) antara 15-80 sentimeter (cm). Kondisi banjir juga mengalami tren kenaikan genangan akibat hujan yang masih berlangsung hingga menjelang tengah malam.


Beberapa wilayah yang terendam banjir di Kota Semarang antara lain Jl. Gebanganom, Jl. Padi raya, Jl. Sendang indah Kelurahan Muktiharjo lor, Jl. Muktiharjo indah RW 15 Kelurahan Muktiharjo Kidul, Jl. Muktiharjo raya Kelurahan Muktiharjo Lor, Jl. Jodipati Kelurahan Krobokan, Wilayah RW 7 Kelurahan Kudu, Wilayah Kelurahan Tambakrejo, Jl. Raya Kaligawe, dan Jl. Sidorejo 3 Kelurahan Sambirejo.


Selain banjir, cuaca ekstrem juga memicu kejadian tanah longsor dan angin kencang di Kota Semarang. Beberapa titik wilayah mengalami tanah longsor, seperti Jl. Srikaton barat, Kelurahan Purwoyoso, dan Jl. Jomblang Perbalan, Kelurahan Candi. Sementara itu, angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa lokasi, seperti RT 1 RW 9 Kelurahan Sembungharjo dan RT 1 RW 2 Kelurahan Candi.


Pemerintah Kota Semarang telah mendirikan posko darurat di Balai Kota Semarang dan mendirikan dapur umum untuk memasok permakanan bagi warga terdampak dan petugas yang bersiaga. Tim dari BPBD Kota Semarang bersama lintas forkopimda juga telah mengevakuasi warga dari rumah mereka yang terdampak banjir parah. BPBD Kota Semarang juga mensiagakan Pompa Portable di beberapa lokasi untuk mengurangi genangan banjir.


BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana susulan yang masih berpotensi terjadi. Jika terjadi hujan lebat dalam durasi lebih dari dua jam, warga yang tinggal di bawah lereng tebing maupun di bantaran sungai diharapkan melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Tingkatkan koordinasi antara masyarakat dan instansi yang berwenang dalam upaya mengurangi dampak risiko bencana.


source : bnpb.go.id


Tidak ada komentar