![]() |
| Ilustrasi: akubuahsehat.blogspot.com |
Penderita hipertensi sebenarnya masih bisa mengelola tekanan darahnya tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan. Menerapkan gaya hidup sehat, terutama pada pola makan sehari-hari dapat menurunkan tekanan darah secara alami. Sebagian orang yang mengalami hipertensi sering tidak menyadari dirinya menderita penyakit tersebut, sampai merasakan gejala tertentu. Kabar baiknya, risiko hipertensi dapat diminimalkan dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan penurun tekanan darah. Keduanya merupakan bagian penting dari diet tekanan darah atau Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Diet ini terdiri dari berbagai jenis makanan sehat, seperti kacang-kacangan, ikan, unggas, dan susu rendah lemak.
![]() |
| Ilustrasi: review.bukalapak.com |
Makanan pokok sebaiknya disajikan dalam porsi kecil, sebanyak 7-8 porsi sehari. Pemilihan jenis makanan pokok bisa divariasikan, misalnya nasi, pasta, atau roti gandum.
Konsumsi sayuran sebanyak 4-5 porsi sehari. Perkiraan per satu kali sajian adalah satu mangkuk sayuran mentah yang telah dibersihkan atau setengah mangkuk sayuran matang.
![]() |
| Ilustrasi: soelingfanny.blogspot.com |
Sama seperti sayuran, konsumsilah buah 4-5 porsi sehari. Anda dapat memilih antara setengah cangkir buah segar, satu buah utuh berukuran sedang, ¼ cangkir buah kering, atau segelas jus buah.
Daging sapi, unggas, dan ikan dapat dikonsumsi sebanyak dua porsi per hari. Pastikan Anda memilih daging tanpa lemak untuk dikonsumsi.


