Noe Letto Dilantik Sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional: Inilah Tugas dan Fungsinya

Noe Letto Dilantik Sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional Inilah Tugas dan Fungsinya
Illustration: kompas.com

Profil Noe Letto dan Perannya di DPN

Dewan Pertahanan Nasional (DPN) kini sedang menjadi sorotan publik dengan dilantiknya Noe Letto, atau Sabrang Mowo Damar Panuluh, sebagai salah satu Tenaga Ahli DPN. Noe Letto, yang merupakan putra dari budayawan terkenal Emha Ainun Najib atau Cak Nun, memiliki tanggung jawab untuk memberikan masukan, kajian, serta rekomendasi sesuai dengan keahliannya untuk mendukung fungsi dan tugas DPN. Kontribusi Noe Letto difokuskan pada pemikiran strategis lintas disiplin, mencakup perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis, yang akan memperkaya kajian DPN.


Fungsi dan Tugas Dewan Pertahanan Nasional

DPN merupakan lembaga nonstruktural yang dipimpin oleh Presiden dan memiliki tugas melaksanakan pemberian pertimbangan dan perumusan solusi kebijakan dalam rangka penetapan kebijakan di bidang pertahanan nasional yang bersifat strategis. Fungsi DPN mencakup penyusunan kebijakan terpadu pertahanan negara, penilaian risiko kebijakan pertahanan negara, perumusan solusi kebijakan terkait geostrategi, geopolitik, dan geoekonomi, serta pelaksanaan administrasi DPN. Dengan susunan organisasi yang terdiri dari anggota tetap dan tidak tetap, DPN memainkan peran penting dalam mendukung keamanan dan pertahanan negara.


Struktur Organisasi Dewan Pertahanan Nasional

DPN memiliki struktur organisasi yang terdiri dari Ketua DPN (Presiden RI), anggota tetap seperti Menteri Pertahanan, Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, Panglima TNI, serta anggota tidak tetap yang terdiri dari pimpinan instansi pemerintah dan non-pemerintah sesuai dengan isu strategis yang dihadapi. Dengan peran dan fungsi yang jelas, DPN menjadi salah satu lembaga penting dalam menentukan kebijakan strategis di bidang pertahanan nasional.


source : kompas.com