7 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Radang Tenggorokan

7 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Radang Tenggorokan
Illustration: kompas.com

Makanan Asam yang Perlu Diwaspadai


Radang tenggorokan adalah salah satu masalah kesehatan yang sering muncul saat musim hujan tiba. Kondisi ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang. Selain istirahat dan hidrasi yang cukup, pemilihan makanan juga memiliki peran penting dalam mempengaruhi pemulihan radang tenggorokan. Makanan asam seperti jus jeruk, lemonade, tomat, serta saus berbasis tomat sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan rasa perih pada tenggorokan yang sudah meradang. Keasaman makanan ini dapat membuat sensasi terbakar semakin parah, sehingga sebaiknya diganti dengan buah lembut seperti pisang, pepaya, atau mangga yang lebih ramah bagi kondisi tenggorokan yang sedang sensitif.



Makanan Pedas yang Memperburuk Irritasi


Saat tenggorokan sedang sakit, makanan pedas sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk iritasi, terutama jika radang tenggorokan disertai batuk. Meskipun makanan pedas mungkin menggugah selera, namun sambal dan hidangan super pedas sebaiknya tidak dikonsumsi terlebih dahulu. Jika Anda tetap ingin menikmati makanan pedas, disarankan untuk mengurangi level kepedasan pada sup atau kuah yang Anda konsumsi sampai kondisi tenggorokan membaik.



Makanan Rendah dan Kering yang Menggores Tenggorokan


Pretzel, kerupuk, crackers, atau roti panggang memiliki tekstur kasar yang dapat menggores tenggorokan yang sedang bengkak. Tekstur kasarnya diibaratkan seperti "kertas amplas" bagi jaringan yang sedang meradang. Sebagai alternatif, disarankan untuk mengonsumsi bubur oat dengan madu, sup hangat, mashed sweet potato, atau smoothie lembut yang mudah ditelan.



Makanan dan Minuman Terlalu Panas


Minum teh atau kuah panas memang terasa melegakan sesaat, namun suhu yang terlalu tinggi dapat membakar tenggorokan dan memperparah radang. Disarankan untuk memilih minuman hangat daripada panas. Teh hangat, sup hangat, es serut, atau minuman dingin seperti smoothie juga bisa membantu mengurangi peradangan.



Alkohol yang Memperburuk Irritasi Tenggorokan


Alkohol tidak membunuh bakteri penyebab radang tenggorokan. Sebaliknya, alkohol dapat mengiritasi tenggorokan, melemahkan sistem imun, dan membuat tubuh semakin dehidrasi. Sebagai pengganti, disarankan untuk mengonsumsi air putih, teh hangat, smoothie, atau kaldu hangat.



Makanan Tinggi Produk Olahan Susu yang Memicu Produksi Lendir


Beberapa orang mengalami peningkatan produksi lendir setelah mengonsumsi produk susu, baik dingin seperti es krim maupun panas seperti saus krim. Kondisi ini dapat memperburuk rasa tidak nyaman di tenggorokan. Sebagai alternatif, disarankan untuk mengonsumsi smoothie dingin berbahan susu almond, santan, atau yogurt kelapa yang tidak memicu penebalan lendir.



Minuman Berkafein yang Menyebabkan Dehidrasi


Kafein bersifat diuretik yang dapat menyebabkan dehidrasi. Tenggorokan yang kering akan terasa lebih sakit akibat konsumsi minuman berkafein. Sebagai pengganti, disarankan untuk mengonsumsi teh herbal seperti chamomile, licorice root, marshmallow root, atau slippery elm, ditambah sedikit madu untuk efek antimikroba dan menenangkan.


source : kompas.com