![]() |
| Illustration: kompas.com |
Daftar Fenomena Langit Februari 2026
Pada bulan Februari 2026, terdapat beberapa fenomena langit yang menarik untuk diamati. Mulai dari purnama salju, hujan meteor Alpha Centaurid, gerhana Matahari cincin, hingga parade enam planet yang bisa kita saksikan di langit malam. Bagaimana detailnya? Simak penjelasan di bawah ini.
Bulan Purnama Salju
Fenomena bulan purnama salju akan terjadi pada Minggu (1/2/2026) di mana Bulan akan terlihat penuh dan berwarna kekuningan atau jingga saat terbit di ufuk. Nama purnama salju sendiri berasal dari tradisi di belahan Bumi utara yang menghubungkannya dengan musim dingin. Hal ini menjadi momen yang menarik untuk diamati dan dinikmati oleh pengamat langit.
Hujan Meteor Alpha Centaurid
Hujan meteor Alpha Centaurid akan mencapai puncaknya pada Minggu (8/2/2026). Fenomena ini dapat menghasilkan hingga enam meteor per jam saat langit cerah. Pengamatan terbaik dilakukan setelah tengah malam dengan menghadap rasi Centaurus. Hal ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan alam semesta yang memukau.
Gerhana Matahari Cincin
Pada Selasa (17/2/2026), gerhana Matahari cincin akan terjadi di mana Bulan tidak sepenuhnya menutupi Matahari sehingga terlihat cincin cahaya di sekelilingnya. Fase cincin penuh hanya bisa diamati di wilayah Antartika dan Samudra Hindia bagian selatan. Namun, di beberapa wilayah belahan Bumi selatan, gerhana ini dapat terlihat sebagian.
Bulan Dekat Merkurius
Pada Rabu (18/2/2026), Bulan sabit tipis akan terlihat berdekatan dengan planet Merkurius di langit barat. Keduanya akan tampak rendah di dekat ufuk, dan pengamatan terbaik dilakukan di tempat terbuka setelah Matahari terbenam. Hal ini menjadi momen langka yang patut untuk dinantikan oleh para pecinta astronomi.
Merkurius dan Bulan Dekat Saturnus
Pada Kamis (19/2/2026), Merkurius akan mencapai posisi terjauh dari Matahari sehingga lebih mudah terlihat saat senja. Pada hari yang sama, Bulan sabit muda juga akan terlihat dekat dengan planet Saturnus di langit barat setelah Matahari terbenam. Kedua fenomena ini akan memberikan pemandangan langit yang menakjubkan bagi para pengamat.
Bulan Mendekati Gugus Pleiades
Pada Senin (23/2/2026), Bulan akan tampak berdekatan dengan gugus bintang Pleiades di langit barat daya setelah Matahari terbenam. Gugus Pleiades sendiri terlihat sebagai kumpulan bintang kecil yang rapat, dan fenomena ini akan menambah keindahan langit malam bagi para pengamat.
Parade Enam Planet
Mulai sekitar Jumat (20/2/2026) hingga awal Maret, enam planet akan dapat terlihat di langit malam. Venus, Merkurius, Saturnus, Jupiter, Uranus, dan Neptunus akan memperindah langit malam dengan kehadiran mereka. Namun, beberapa planet memerlukan bantuan teropong atau teleskop untuk dapat diamati dengan jelas.
Inti Bima Sakti Mulai Terlihat
Menjelang akhir Februari, inti Bima Sakti akan mulai terlihat kembali dari belahan Bumi utara. Pemandangan pusat galaksi yang tampak rendah di ufuk tenggara pada dini hari sebelum Matahari terbit akan menjadi momen yang memukau bagi para pengamat langit. Semakin mendekati bulan Maret, posisinya akan semakin terlihat lebih tinggi.
