Makan Bergizi Gratis: Anggaran Rp 335 Triliun untuk Tahun 2026

Makan Bergizi Gratis Anggaran Rp 335 Triliun untuk Tahun 2026
Illustration: kumparan.com

Pentingnya Makan Bergizi Gratis di Tahun 2026


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 335 triliun untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Dana tersebut terdiri dari anggaran yang sudah dialokasikan sebesar Rp 268 triliun dan dana cadangan Rp 67 triliun yang langsung disalurkan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Program ini memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat Indonesia, terutama dalam hal pemenuhan gizi yang berkualitas.



Peran Penting Dana MBG dalam Pembangunan Gizi Masyarakat



Dana yang dialokasikan untuk MBG memainkan peran krusial dalam pembangunan gizi masyarakat. Setiap bulan, masing-masing SPPG mendapatkan alokasi dana sekitar Rp 1 miliar, yang digunakan untuk membeli bahan baku, membiayai operasional, termasuk gaji relawan, dan memberikan insentif kepada para pelaku program. Hal ini telah menciptakan perputaran uang yang signifikan dalam ekonomi lokal, dengan total perputaran dana mencapai Rp 29 triliun setiap bulannya.



Dampak Positif Program Makan Bergizi Gratis


Program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki efek positif dalam meningkatkan perekonomian dan permintaan atas berbagai produk. Badan Gizi Nasional telah mencairkan anggaran sebesar Rp 32,1 triliun pada awal tahun 2026, yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program MBG diyakini dapat menumbuhkan ekonomi hingga 7 kali lipat.



Peningkatan Permintaan atas Bahan Pangan dan Kendaraan


Dengan adanya program MBG, permintaan atas bahan pangan seperti pisang, lele, ayam petelur, dan susu telah meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi petani lokal, tetapi juga berdampak pada sektor transportasi, terutama penjualan kendaraan bermotor. Data menunjukkan bahwa penjualan motor dan mobil mengalami peningkatan yang signifikan karena adanya program MBG, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.


source : kumparan.com