![]() |
| Illustration: news.detik.com |
Amerika Serikat Memperingatkan Ancaman di Irak
Amerika Serikat kembali meminta warganya di Irak untuk segera angkat kaki. Di awal bulan ini, Kedubes Amerika Serikat (AS) juga menyerukan warganya untuk meninggalkan Irak. Apa yang membuat situasi begitu mendesak? Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad memperbarui peringatan perjalanan (travel warning) ke Irak. Kedutaan Besar Washington menyerukan warga negara AS yang saat ini berada di Irak untuk segera meninggalkan negara tersebut. "Jangan bepergian ke Irak dengan alasan apa pun. Segera tinggalkan negara itu, jika Anda berada di sana," demikian bunyi peringatan keamanan yang dirilis Kedutaan Besar AS di Irak.
Ancaman Milisi Pro Iran di Irak
Ancaman milisi pro-Iran di Irak semakin meningkat dengan serangkaian serangan terhadap warga negara AS dan target terkait AS. Teheran merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Timur Tengah yang menampung aset militer AS. Kedutaan Besar AS memperingatkan bahwa kelompok milisi Irak yang bersekutu dengan Iran terus merencanakan serangan-serangan lebih lanjut yang menargetkan warga negara AS dan kepentingan terkait Amerika di berbagai wilayah Irak, termasuk di wilayah utara negara tersebut. Beberapa elemen terkait pemerintah Irak terus memberikan perlindungan politik, finansial, dan operasional bagi milisi-milisi teroris ini.
Seruan AS ke Warganya di Irak Awal April
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Irak memperingatkan bahwa kelompok-kelompok milisi pro-Iran di negara tersebut mungkin akan menyerang pusat kota Baghdad. AS pun mengimbau setiap warga negaranya untuk segera meninggalkan Irak. Kelompok milisi teroris Irak yang bersekutu dengan Iran mungkin berniat melancarkan serangan di pusat kota Baghdad. Iran dan milisi yang bersekutu dengan Teheran telah melancarkan rentetan serangan terhadap warga negara AS dan target-target terkait AS. Mereka mungkin berniat menargetkan warga negara AS, bisnis, universitas, fasilitas diplomatik, infrastruktur energi, hotel, bandara, dan lokasi lain yang dianggap terkait dengan Amerika Serikat.
