![]() |
| Illustration: cnbcindonesia.com |
Hubungan Diplomatik di Timur Tengah
Hubungan diplomatik di kawasan Timur Tengah kini berada di ujung tanduk setelah serangkaian serangan pesawat nirawak dan rudal yang diluncurkan dari wilayah Irak menyasar negara-negara Teluk. Eskalasi ini memicu kemarahan besar dari negara-negara tetangga Arab yang mulai kehilangan kesabaran terhadap ketidakmampuan Baghdad dalam menertibkan milisi pro-Iran di tanah mereka sendiri.
Peran Amerika Serikat dalam Konflik
Kedutaan Besar AS di Baghdad mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa kedua belah pihak telah memutuskan untuk mengintensifkan kerja sama. Langkah ini diambil guna mencegah serangan teroris dan memastikan wilayah Irak tidak digunakan sebagai titik peluncuran agresi apa pun terhadap rakyat Irak, pasukan keamanan Irak, personel AS, maupun negara-negara tetangga dan regional.
Ancaman Negara Paria dan Tekanan Negara Arab
Kondisi politik Irak yang carut-marut semakin memperumit keadaan, terutama terkait penentuan Perdana Menteri baru. Kerangka Koordinasi, blok partai Syiah terbesar yang menguasai lebih dari setengah kursi parlemen, hingga kini belum menyepakati kandidat yang akan diusung. Siapa pun yang memimpin kelak akan menghadapi tugas berat dalam menyeimbangkan hubungan antara Washington dan Teheran.
