Manfaat Aktivitas Fisik dan Rekomendasi Durasi dan Intensitasnya - xwijaya

Tidak menemukan artikel? cari disini



Manfaat Aktivitas Fisik dan Rekomendasi Durasi dan Intensitasnya

Manfaat Aktivitas Fisik dan Rekomendasi Durasi dan Intensitasnya
Foto Ilustrasi sumber: radarlampung.disway.id


Manfaat Aktivitas Fisik untuk Kesehatan dan Pencegahan Penyakit


Aktivitas fisik adalah hal yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Tidak hanya memberikan kebugaran fisik, tetapi juga memiliki manfaat yang signifikan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM). Aktivitas fisik teratur dapat membantu mengurangi risiko diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan obesitas. Selain itu, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan fungsi jantung, meningkatkan kekuatan otot dan tulang, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


Rekomendasi Durasi dan Intensitas Latihan Fisik yang Direkomendasikan


Untuk mendapatkan manfaat optimal dari aktivitas fisik, dianjurkan untuk melakukan latihan fisik dengan intensitas sedang hingga berat, selama 30 hingga 60 menit, dan dilakukan sebanyak 3 hingga 5 kali dalam seminggu. Intensitas sedang dapat dicapai dengan melakukan aktivitas yang membuat detak jantung meningkat, seperti berjalan cepat, bersepeda, atau berenang. Jika lebih terlatih, Anda dapat meningkatkan intensitas latihan dengan melakukan lari, bersepeda cepat, atau olahraga yang melibatkan beban seperti angkat beban.


Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Melakukan Latihan Fisik


Prioritas utama sebelum memulai program latihan fisik adalah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan keselamatan Anda. Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk mengidentifikasi kemungkinan masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi kemampuan Anda dalam melakukan aktivitas fisik tertentu. Dalam pemeriksaan ini, dokter akan memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, serta mengukur tingkat kebugaran Anda.


Jenis Latihan Fisik: Aerobik dan Anaerobik


Latihan fisik dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu latihan aerobik dan anaerobik. Latihan aerobik melibatkan gerakan berulang dengan intensitas sedang hingga tinggi, seperti berjalan cepat, lari, bersepeda, atau berenang. Latihan aerobik membantu meningkatkan kemampuan paru-paru, meningkatkan kekuatan otot jantung, dan meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.


Sementara itu, latihan anaerobik melibatkan kekuatan dan kecepatan, seperti angkat beban, sprint, dan latihan yang melibatkan kontraksi otot secara berulang dengan beban maksimum. Latihan anaerobik membantu meningkatkan kekuatan otot, kepadatan tulang, dan mengoptimalkan fungsi otot.


Kesehatan,Pencegahan Penyakit,Aktivitas Fisik

Video Terkait:

Tidak ada komentar