Bahaya Kandungan Bromat dalam Air Mineral Kemasan - xwijaya

Tidak menemukan artikel? cari disini



Bahaya Kandungan Bromat dalam Air Mineral Kemasan

Bahaya Kandungan Bromat dalam Air Mineral Kemasan
Ilustrasi: www.youtube.com

Belum lama ini, viral di media sosial soal kandungan bromat dalam air minum kemasan yang di luar ambang batas aman. Bromat sendiri adalah senyawa yang terbentuk saat disinfeksi air minum kemasan dilakukan. Tingginya kandungan bromat di salah satu minuman kemasan itu dikhawatirkan bisa memicu kanker. Apalagi air mineral kemasan adalah salah satu minuman yang dikonsumsi masyarakat di segala usia.



konsentrasi ion bromida
Ilustrasi: www.sexizpix.com

Pembentukan bromat dalam air minum yang didisinfeksi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari konsentrasi ion bromida, pH sumber air, jumlah ozon, dan waktu reaksi yang digunakan untuk mendesinfeksi air. Setiap air mineral pasti memiliki kadar bromat di dalamnya. Namun, untuk memperkecil risiko terjadinya kanker akibat minum air kemasan mengandung bromat, maka ditetapkan batas aman kandungan zat ini di air mineral.



Bromat memang cukup berbahaya. Beberapa orang yang mengonsumsi bromat dalam jumlah besar mengalami gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut. Beberapa orang yang mengonsumsi bromat konsentrasi tinggi juga mengalami efek ginjal, efek sistem saraf, dan gangguan pendengaran. Namun, orang-orang ini terpapar pada tingkat bromat ribuan kali lipat dari jumlah yang dihasilkan dari air minum pada standarnya. Paparan bromat dalam jumlah besar dalam jangka waktu lama memang bisa menyebabkan efek sakit ginjal pada hewan laboratorium. Paparan bromat tingkat tinggi dalam jangka panjang juga menyebabkan kanker pada tikus. Namun untuk manusia masih belum diketahui.



data kandungan bromat pada air mineral
Ilustrasi: tribunjatimwiki.tribunnews.com

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah buka suara soal konten hoaks terkait kandungan bromat berbahaya dalam air mineral. Menurut BPOM, hasil uji lab tidak terbukti kandungan bromat yang tinggi di salah satu minum kemasan. BPOM selalu mengedepankan pembuktian ilmiah dan objektif dalam proses pengawasan peredaran obat dan makanan.



HALAMAN SELANJUTNYA:

Tidak ada komentar